PKS Jakarta Bagikan 252 Hewan Kurban Hingga Pelosok Kelurahan

by Humas PKS Jakarta

Jakarta (24/9) – Tepat di Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1436 H atau yang bertepatan Kamis (24/9), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta menggelar Kurban Bareng PKS di 44 Kecamatan di seluruh Jakarta. Tidak kurang 102 ekor sapi dan 150 ekor kambing dikurbankan dan dibagikan kepada ribuan keluarga di seluruh pelosok Jakarta. Jumlah tersebut merupakan hewan kurban dari kalangan kader dan juga masyarakat yang mempercayakannya kepada struktur PKS  di Kecamatan dan Kelurahan yang ada di DKI Jakarta. Demikian penuturan Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Ihsan Fadilla disela-sela penyembelihan di Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (24/9).

Ihsan melanjutkan, momentum Idul Adha 1436 H kali ini dimanfaatkan optimal jajaran struktur PKS Jakarta. Rangkaian kegiatan Idul Adha menjadi sarana bagi pengurus struktur, kader dan simpatisan untuk terjun dan terlibat langsung agar lebih dekat dengan masyarakat.  PKS Jakarta menyerukan kepada semua kadernya untuk berupaya membangun kebersamaan dengan masyarakat melalui moment Hari Raya Kurban. Menyikapi hal tersebut, kader – kader PKS Jakarta melakukan pemotongan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di sejumlah lokasi di kantor – kantor PKS Kecamatan maupun Kelurahan. Mayoritas penyembelihan dilaksanakan Kamis (24/9), sisanya Jumat dan Sabtu. Di beberapa lokasi mekanisme pembagian menggunakan kupon, namun tidak sedikit juga yang diantar langsung door to door kepada warga yang berhak,” jelas pria berkacamata ini.

Momen Idul Adha diharapkan mampu merajut kembali ikatan sosial di tengah masyarakat Jakarta. Idul Adha yang diiringi ritual pemotongan hewan kurban selalu melibatkan hampir semua elemen masyarakat dari berbagai lapisan. Tokoh masyarakat, alim ulama, pejabat publik, dan tokoh komunitas banyak ikut turun ke masyarakat menjalankan kegiatan pemotongan dan pembangian daging kurban.

Aktivitas ini dapat  menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga serta mendekatkan kekerabatan di masyarakat. “Sesuai dengan tema besar yang diusung pada Munas yang lalu, Berkhidmat untuk Rakyat, dengan pelayanan yang tulus dan rasa cinta antar unsur masyarakat, sendirinya akan memperkecil potensi konflik,” demikian Ihsan.

Related Posts