PKS Dorong Integrasi Tarif Transportasi Umum Untuk 15 Kelompok Masyarakat

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta melalui wakilnya di parlemen mendorong integrasi tarif transportasi umum untuk 15 kelompok masyarakat sebesar Rp 10 ribu, bahkan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ismail menginginkan subsidi penuh untuk 15 kelompok masyarakat tersebut.

Hal ini disampaikan Ismail, Selasa (7/6/2022) saat rapat Komisi B bersama para mitra yang juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo dan Sekretaris Daerah Marullah Matali.

“Dengan penetapan paket integrasi tarif ini dapat meningkatkan minat masyarakat, untuk berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi umum,” harap Ismail yang juga Ketua DPD PKS Jakarta Pusat.

Komisi B, masih menurut Ismail akan terus memantau perkembangan penerapan paket tarif integrasi setiap enam bulan sekali untuk mengetahui seberapa efektifnya dan menguntungkannya bagi pengguna transportasi umum.

“Nanti kita evaluasi perenam bulan, dari situ nanti kita bisa mengkaji dan melahirkan rekomendasi baru, agar penerapan paket ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Ismail menambahkan, dirinya bersama Komisi B, akan memperluas ruang manfaat untuk 15 kelompok masyarakat ini yang sementara baru diberlakukan pada Transjakarta, kedepan setelah ada evaluasi akan diterapkan juga secara gratis pada LRT dan MRT.

15 kelompok masyarakat penerima tarif integrasi tersebut diantaranya, PNS dan pensiunan PNS DKI Jakarta, tenaga kontrak yang bekerja di DKI Jakarta, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), karyawan swasta tertentu, penghuni rumah susun, warga ber-KTP Kepulauan Seribu dan penerima raskin.

Kemudian anggota TNI dan Polri, veteran, penyandang disabilitas, lansia, pekerja rumah ibadah, pengajar PAUD, Jumantik dan Dasa wisma serta tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

Related Posts