Pelatihan RKI BPPK PKS DKI, Jadikan Perempuan PKS Pionir Peningkatan Ekonomi Keluarga

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Mencari nafkah memang bukan tugas perempuan, tapi bagi perempuan yang memiliki penghasilan untuk berkontribusi untuk Allah, Rasul dan dakwah itu adalah perempuan yang mulia. Hal ini disampaikan Ketua Deputi Ketahanan Keluarga (KK) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS DKI Jakarta, Sugiyanti, di acara Peran Perempuan dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga, Selasa (18/10/2022) di Aula RJA DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan.

Sugiyanti melanjutkan, bertransaksi jual beli dengan Allah tidak akan pernah rugi, “Maka dari itu, ibu-ibu yang hadir saat ini, semoga menjadi pionir-pionir di DPD-nya masing-masing, yang akan berupaya meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya.

“Dan tentunya, nanti akan ada kelanjutan program setelah kegiatan ini untuk langkah selanjutnya,” sambung Sugiyanti.

Acara yang dipersiapkan kurang dari tiga pekan ini oleh Deputi KK, akhirnya dapat terselenggara dengan dibanjiri pendaftar yang melebihi kuota.

“Karena cintanya Allah, acara ini terselenggara luar biasa, bahkan kami menutup pendaftaran dari target peserta, akhirnya kami menerima diangka 302 orang saja,” lanjut Sugiyanti.

Masih menurut Sugiyanti, acara ini juga bagian dari rizki dari Allah, yang dihadiri orang-orang luar biasa, mulai dari Ketua BPJE DPP PKS Rofik Hananto sekaligus Anggota DPR RI, yang akan bercerita tentang kesuksesannya membangun usaha yang seluruhnya full milik muslim.

Kemudian ada Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati yang digelari Ibunya UMKM, yang akan memberikan gambaran dan banyak peluang kemitraan dari mitra kerjanya di Komisi XI DPR RI.

“Ada juga pakar keuangan Ahmad Gozali, untuk mengatur keuangan untuk pribadi, rumah tangga dan juga bisnis,” papar Sugiyanti.

“Ada juga Pemilik Toko Rabbani, Nia Kurnia akan menyampaikan success story, membangun usaha dari nol sampai menjadi trendsetter pakaian muslim di Indonesia,” ujar Sugiyanti.

Sugiyanti menambahkan, BPKK juga memberikan peluang, mengundang tiga perusahaan yang sudah baik di negeri ini, ada Pru Syariah, Halal Network Indonesia (HNI) dan Rabbani.

“Kami mempersilakan bagi peserta yang mau memulai usaha akan diberikan coaching,” katanya.

Sugiyanti menyampaikan, “Insya Allah setiap acara BPKK disediakan stand-stand khusus untuk memasarkan produk-produk yang telah dibuat, sebagai bentuk komitmen BPKK dalam meningkatkan ekonomi usaha kecil dan menengah bagi kaum perempuan,” jelasnya.

“BPKK juga akan mengundang para pemateri yang tidak kalah bagusnya, insya Allah dipertemuan yang akan datang,” kata Sugiyanti mengakhiri.

 

Siap Menjadi Pengusaha Sukses

Siap Menopang dakwah dari dana-dana yang kita miliki

Siap Memenangkan PKS di 2024

Allahu akbar!

Related Posts