PDIP Tolak Jual Saham Bir: BUMD Banyak Merugi, PKS: Tindakan Kriminal Berawal Dari Pengaruh Alkohol

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik sikap Gubernur Anies Baswedan yang tidak mempertimbangkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta. Dibanding berencana menjual saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta, Anies sebaiknya mengevaluasi kinerja BUMD yang merugi.

“Saat ini hampir semua BUMD merugi, tapi PT Delta membagi dividen Rp 82 miliar ke DKI. BUMD yang lain bisa minta PMD sampai beberapa triliun tapi hanya jadi parasit. Jadi yang mesti dilepas perusahaan mana?” katanya di Jakarta, Rabu (3/3).

Dia menegaskan belum ada pembahasan antara Pemprov DKI dengan DPRD melalui Komisi B, yang membidangi perekonomian, tentang rencana penjualan saham tersebut.

Politikus PDIP itu mengingatkan Anies agar tidak menjadikan DPRD sebagai tameng belum terlaksananya penjualan saham di perusahaan produsen minuman alkohol tersebut.

“Jangan digunakan alasan DPRD menolak penjualan untuk menutupi janji kampanye Anies yang tidak terukur sejak awal,” tandasnya.

Anggota Fraksi PKS yang juga Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Abdul Aziz mengingatkan Gubernur Anies Baswedan agar merealisasikan janji kampanye terkait penjualan saham Pemprov di PT Delta Djakarta.

Aziz berpendapat kerugian yang diciptakan dari kelanggengan investasi di sektor minuman alkohol lebih banyak dibanding manfaat yang didapat Pemprov DKI.

“Ini merupakan janji Gubernur pada saat kampanye, yang menjadi kewajiban Gubernur untuk mewujudkannya semaksimal mungkin. Apakah Pemprov diuntungkan dengan saham ini ? Jelas diuntungkan dari sisi ekonomi tapi dari sisi dampak negatifnya juga harus diperhitungkan,” kata Aziz.

Ketua Komisi B DPRD itu menambahkan, jika merujuk amanat Undang-Undang Dasar 1945, Pemprov justru masuk dalam kategori melanggar. Sebab, menurutnya, tindakan kriminal diawali dengan pengaruh minuman alkohol.

 

Sumber: merdeka.com

Related Posts