Patuhi Prokes Covid-19, PKS Sampaikan Sikap Politik Mengecam Kekejaman zionis israel Terhadap Bangsa Palestina

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menyuarakan sikap politiknya terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh rezim zionis israel terhadap bangsa Palestina sehingga menyebabkan tidak hanya kerusakan hunian warga sipil dan fasilitas umum namun juga menelan ratusan korban jiwa. Dengan pemberlakuan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS beserta Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta secara serentak di seluruh wilayah Ibukota menyampaikan kecamannya melalui Aksi Simpatik Bela Palestina yang berpusat di Kantor Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021)

Aksi simpatik bela Palestina yang dilakukan di tengah pandemi menjadi perhatian besar dari kalangan tokoh PKS, yang mana menyerukan agar aksi yang dilakukan nanti harus disiplin dengan tetap menjaga protokol kesehatan, maka sebelum melakukan aksi para peserta aksi wajib melakukan serangkaian tes swab antigen dan genose, memakai masker dan menjaga jarak. Tes swab antigen dan genose yang dilakukan sejak pagi hingga menjelang siang di parkiran IRTI Monas, memberikan hasil bahwa peserta aksi yang berjumlah kurang lebih 400 orang ini dinyatakan bebas Covid-19. Tepat pukul 13.00 wib langsung membuat barisan aksi melakukan long march dari parkiran IRTI hingga berhenti di depan kantor kedutaan AS diiringi yel-yel dan gema takbir sepanjang jalan.

Selama aksi berlangsung para peserta aksi dengan tertib membuat barisan  sesuai arahan koordinator aksi. Dengan barisan panjang berjarak satu rentangan tangan mereka berjajar dengan tenang dan rapih. Kegiatan aksi dibuka dengan orasi bela dan dukung Palestina, pekikan takbir dan yel-yel dukung dan bela Palestina menggema seantero jalan merdeka selatan, lalu tidak hanya itu, orasi demi orasi di gaungkan oleh para tokoh PKS dan aktivis sosial juga tokoh Tionghoa yang juga hadir dalam aksi damai ini, sikap peduli Palestina namun tetap patuhi protokol kesehatan menjadi pesan yang selalu disampaikan. Seperti ungkapan Ketua DPW PKS DKI Khoirudin dalam pembukaan orasinya, “Kita sengaja membatasi hadir hanya sekitar 400 orang lebih, karena di masa pandemi ini kita khawatir di tempat ini ada klaster penyebaran, insyaAllah diantara kita dengan ketat memberlakukan protokol kesehatan,” ujarnya.

Alhamdulillaah masih ada yang aksi membela Palestina dengan disiplin protokol kesehatan, ucap salah satu tokoh PKS yang juga ikutan aksi bela Palestina. Kepatuhan ini juga diikuti oleh beberapa masyarakat yang menyaksikan aksi dari kejauhan, dukungan yang sama juga mereka utarakan dalam beberapa kesempatan. Mereka mengatakan bahwa aksi yang dilakukan PKS di tengah pandemi ini sangat damai, tertib dan tetap patuh pada protokol kesehatan, ini sebuah apresiasi nyata dari warga sekitar yang sempat menyaksikan aksi damai bela Palestina. “Salut PKS!” katanya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta (Banjabar) DPP PKS Achmad Ru’yat dalam penutup orasinya, “Terima kasih kepada seluruh kader  dan simpatisan PKS yang disipilin dengan protokol kesehatan,” ucapnya.

Aksi damai bela Palestina ini juga dihadiri Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS Kurniasih Mufidayati, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Anggota DPR RI Sukamta Mantamiharja, Aktivis Palestina Ferry Nur, Aktivis Sosial yang juga tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma, Ketua Majelis Dakwah Al Irsyad Al Islamiyah Zufar Bawazir, Presiden Gema Keadilan Indra Kusumah, Pengamat Geopolitik Indonesia Arya Sandiyudha serta dipandu Agus Supriyatna. Dan disiarkan langsung di Channel Youtube PKSTV.

Acara aksi berlangsung selama kurang lebih sekitar dua jam, selama itu pula peserta aksi tetap memjaga prokes hingga acara berakhir menjelang pukul 15.00 WIB.

Related Posts