MTZ: Ekonomi Membaik, Upah Harus Naik!

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menaikkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 5,1 persen pada awal pekan ini, menuai kontroversi. Sebelumnya, UMP hanya naik 0,85 persen, dan menuai protes besar-besaran dari kalangan buruh.

Terbaru, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), mendesak Gubernur membatalkan kenaikan UMP ini, dan menegaskan, akan melakukan gugatan ke PTUN.

Menanggapi hal ini, politisi Jakarta sekaligus anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli, menyatakan setuju dengan kenaikan UMP. “Bagus, lalu apa masalahnya? Tren data yang kita lihat di BPS menunjukkan perekonomian terus naik, meskipun pandemi belum usai. Justru, daya beli masyarakat harus diberi stimulus agar lebih cepat lagi pulih perekonomian kita,” katanya di Kebon Sirih, (20/12/2021).

“Kenaikan upah itu memperhitungkan beberapa hal. Misalnya, data konsumsi rumah tangga, inflasi, kenaikan perekonomian, dan lain-lain. Kalau data itu semua menunjukkan kenaikan, maka sektor yang paling merasakan dampaknya adalah pekerja yang gajinya relatif konstan selama berbulan-bulan. Kenaikan sekian ribu saja bisa sangat berarti,” tegasnya lagi.

MTZ, panggilan akrab Sekretaris Fraksi PKS DKI Jakarta ini, juga mengungkapkan sering didatangi serikat buruh di kantornya. “Mereka mengadukan gaji yang tidak dibayarkan full, PHK dengan aturan yang tak jelas, dan lain-lain. Artinya, kenaikan upah ini benar-benar jadi angin segar bagi mereka,” ujarnya.

“Semoga perekonomian DKI Jakarta cepat bangkit di masa pandemi, tanpa menzalimi satu kelompok masyarakat sekalipun. Bantuan dipastikan sudah merata, baik itu kepada kalangan pengusaha, pedagang UMKM, termasuk buruh. Kenaikan UMP adalah salah satu cara pemerintah memastikan kebangkitan ekonomi ini,” tutup MTZ.

Related Posts