Mengenal Warga Lebih Dekat, PKS Lakukan DTD untuk Pemenangan Anies Sandi

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Di awal tahun 2017, acara Liqo Terpadu Pemenangan Pemilu (LTPP) yang dilaksanakan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS Mampang Prapatan, Jakarta Selatan menghadirkan salah satu anggota DPRD Fraksi PKS, Achmad Yani yang memberikan nasehat sekaligus arahan untuk para peserta LTPP, Ahad (1/1/2017).

 

Usai memberikan nasehat sekaligus arahan kepada para pengurus DPRa dan kader se kelurahan Mampang Prapatan, pria yang karib disapa Bang Yani ini turut serta dalam kegiatan Door to Door (DTD) mengunjungi rumah warga.

 

Semua peserta LTPP dibagi beberapa kelompok oleh ketua DPRa untuk memperkenalkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Anies-Sandi.

 

Politikus PKS yang berasal dari daerah pemilihan Jakarta Selatan ini pun memberikan contoh kepada semua kader PKS bagaimana cara menjalankan tugas DTD di tengah masyarakat. Ia mengatakan, Ketika datang dari satu rumah ke rumah yang lain, banyak hikmah dan pelajaran yang sangat berharga yang didapat dalam kegiatan tersebut.

 

“Kita dapat mengenal berbagai karakter masyarakat yang beragam, ada yang ramah ada pula yang menolak ketika kita datang berkunjung,” ujar pria yang akrab di sapa bang Yani ini.

 

Ketika turun ke masyarakat, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini bertemu dengan sosok warga yang memiliki potensi besar dalam melestarikan budaya betawi. Ibu Lia merupakan warga betawi yang pandai berpantun dan Qosidah ini, dengan semangat memberikan informasi tentang kondisi masyarkat, serta pemetaan dukungan masing-masing calon di wilayah Mampang Prapatan.

 

Bahkan secara spontanitas, Ibu Lia memberikan pantun berisi dukungan kepada Anies-Sandi di depan bang Yani dan Tim DTD yang mendengarkan dengan antusias.

 

“Sungguh ini merupakan potensi yang luar biasa, meski berasal dari ekonomi menengah ke bawah, beliau sudah banyak berperan untuk umat. Kemampuan dalam berpantun yang dimiliki Ibu Lia perlu digali dan dikembangkan untuk melestarikan budaya betawi,” demikian Yani mengakhiri.

Related Posts