Mahfud Klarifikasi Pernyataannya yang Diplintir

by Humas PKS Jakarta

md-300x232 (1)

PKS JAKARTA – Pernyataan mantan ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD untuk kesekian kalinya dibelokkan subtansinya. Kali ini, ia ingin meluruskan pernyataannya yang sengaja diplintir oleh media online.

“Saya kemarin bicara di forum ilmiah “Asosiasi Dosen Indonesia” bukan di forum gosip politik. Tapi ada plintiran berita sehingga yang ilmiah bergeser ke gosip,” terang Mahfud lewat twitternya, kamis (14/8/2014).

Menurut dia, media online tersebut menulis bahwa Mahfud MD pesimistis Prabowo akan menang di Mahkamah Konstitusi (MK). Pernyataan yang disampaikannya di debat publik Asosiasi Dosen Indonesia di Hotel Le Meredian, Rabu (13/8), tidak seperti itu.

“Tak ada kaitan dengan optimis/pesimis menang. Kaitannya dengan MK ada waktu memeriksa/tidak,” tegas Mahfud.

“Itu diplintir Kompas.com. Saya tak bilang seperti itu. Yang saya bilang, ‘Saya pesimis pembuktian klaim 67 juata suara untuk Prabowo bisa dilakukan dalam sidang MK. Sebab waktu sidang pembuktian tinggal dua hari lagi. MK takkan sempat memeriksa bukti-bukti di sidang atas ratusan ribu dokumen itu,” kata Mahfud dalam pesan singkat seperti dilansir Republika Online, Kamis (14/8).

Mahfud mengaku, tidak pernah bilang pesimistis menang atau kalahnya Prabowo. Melainkan, lanjutnya, konteks pernyataannya adalah pesimistis sidang yang berlangsung di MK bisa menghitung angka 67 juta tersebut sebagai bukti.

“Nyatanya, sampai hari ini, tak ada pemeriksaan dokumen untuk klaim suara itu di sidang-sidang MK. Jadi soal klaim jumlah suara saya pesimis untuk bisa diperiksa oleh MK, bukan pesimis menang,” kata politikus PKB tersebut.

Dia melanjutkan, adapun soal peluang menang Prabowo di MK masih terbilang fifty-fifty. Pasalnya, pemeriksaan bukti pelanggaran prosedurnya tampaknya berjalan baik. “Tinggal bagaimana lebih meyakinkan hakim. Media lain menulis tentang fifty-fifty itu.”[fbi/pks-kotabekasi.org]

Related Posts