Legislator PKS Apresiasi Dan Berikan Dukungan Anggaran P2TP2A DKI

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Legislator PKS DPRD DKI Jakarta Israyani memberikan apresiasi kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi DKI Jakarta pada seminar yang mengambil tema ‘Menakar Efektifitas PP No. 70 Tahun 2020 dalam Upaya Melindungi Anak dari Kejahatan Seksual’, Selasa (28/9/2021) di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Saya sangat mengapresiasi kepada P2TP2A DKI Jakarta yang menjadi nomor satu dalam penanganan perlindungan tindak kekerasan kepada anak,” katanya membuka pemparan.

Israyani menambahkan, hal ini juga tidak terlepas dari dukungan anggaran kepada UPT P2TP2A yang bekerja luar biasa dalam mengawal kasus per kasusnya.

“Ini menjadi tugas kami di dewan untuk mendukung dan mengawal anggaran tersebut dan berkolaborasi dengan lintas parlemen, salah satunya dengan DPR RI yang juga mendapatkan perhatian dari Bapak Hidayat Nur Wahid,” jelas Israyani yang berasal dari daerah pemilihan Jakarta Pusat.

Lebih jauh Israyani menyampaikan, kekerasan seksual terhadap anak harus mendapatkan penanganan secara luar biasa seperti melalui kebiri kimia karena para pelakunya telah merusak masa depan anak bangsa.

“Itu sebabnya kami menyambut gembira ditetapkannya PP Nomor 70 tahun 2020 ini yang diharapkan dapatmemberikan efek jera bagi pelaku persetubuhan dan pelaku tindak pencabulan,” tegas Israyani.

“PP Nomor 70 atau PP Kebiri Kimia ini  merupakan peraturan pelaksanaan dari amanat Pasal 81A ayat (4) dan Pasal 82A ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindungan Anak,” tambahnya lagi.

PKS sendiri masih menurut Israyani, telah mengambil langkah kongkrit dalam membantu persoalan perlindungan terhadap kekerasan kepada anak dan perempuan, dengan adanya Rumah Keluarga Indonesia.

RKI adalah program yang menjadi pusat kegiatan pembinaan dan penguatan keluarga berbasis masyarakat dalam rangka membentuk keluarga Indonesia yang tangguh lahir dan batin yang sejahtera berkeadilan sosial dalam naungan NKRI.

“Pembinaan Keluarga Sejahtera adalah kegiatan peningkatan kualitas keluarga dari aspek fisik dan psikis, serta bertujuan mendorong terbentuknya keluarga Indonesia tangguh,” katanya.

Menurutnya beberapa kegiatan RKI yang akan menjadikan keluarga Indonesia Tangguh diantaranya, kegiatan pranikah, parenting, keayahan, sahabat ibu, sahabat anak dan remaja serta sahabat lansia. Dalam kegiatan perekonomian keluarga RKI menagadakan kewirausahaan, manajemen keuangan keluarga dan ketahanan pangan.

“Terakhir RKI juga mengadakan layanan konsultasi keluarga, dengan mengadakan pelatihan konsultan keluarga dan penyuluhan serta layanan konsultasi keluarga,” pungkasnya.

Hadir dalam acara yang berlangsung secara hybrid yakni tatap muka dan tatap layar, Kepala UPT P2TP2A DKI Jakarta Margaretha Hanita dan juga Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid yang juga Wakil Ketua MPR RI dan Wakil Ketua Majelis Syura PKS.

Related Posts