Jakarta Semakin Indah di 495 Tahun, Dewan PKS: Proses Perbaikan Harus Berlanjut

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Memasuki usia yang ke 495 tahun, Jakarta menunjukan wajah yang semakin indah dan menunjukan perbaikan diberbagai sektor. Jakarta juga menjadi tempat yang semakin nyaman untuk bekerja, beraktivitas dan juga tinggal, tentunya proses perbaikannya juga harus terus berlanjut. Gubernur Anies Baswedan perlahan tapi pasti bisa mewujudkan janjinya untuk membuat Jakarta semakin maju dan warganya bahagia. Hal ini disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Solikhah saat wawancara dengan media, Senin (20/6/2022), menanggapi wajah Jakarta dalam hari ulang tahunnya yang ke 495.

“Wajah Jakarta yang semakin baik bisa dilihat dari semakin banyaknya taman-taman kota dan ruang terbuka yang indah, ruang ketiga tempat interaksi warga dan pedestrian yang lebar dan nyaman untuk dilalui, tempat-tempat ini bahkan menjadi spot untuk berfoto bagi warga Jakarta maupun luar Jakarta,” papar Solikhah.

Solikhah menambahkan, dibidang transportrasi yang semakin terintegrasi antar moda seperti KRL, Transjakarta, MRT, LRT dan Jak Lingko sehingga memudahkan warga dalam melakukan mobilitas dengan biaya murah.

“DPRD pun sudah menyetujui untuk adanya integrasi tarif Jak Linko dimana warga cukup membayar Rp 10 ribu untuk naik MRT, Transjakarta dan LRT yang saling terhubung,” katanya lagi.

Anggota Komisi E DPRD ini juga menilai kenyamanan dan kemajuan Jakarta saat ini bukan hanya dirasakan oleh warga Jakarta dan sekitarnya, namun juga sudah banyak mendapat pengakuan. Ini ditunjukkan dengan beberapa penghargaan dan award yang didapat Jakarta di level Nasional maupun Internasional seperti Sustianable Transportation Award.

“Terakhir, Jakarta juga mendapat World Summit on the Information Society) Prize dan IDC Smart City Asia Pacific Awards dalam bidang pengendalian banjir,” sambung srikandi PKS yang berasal dari dapil Jakarta Barat IX.

Solikhah juga menilai Gubernur secara perlahan sudah mewujudkan keadilan sosial bagi warga. Program Kampung Kota berhasil menata beberapa pemukiman padat dengan pendekatan Community Action Plan (CAP). Kesejahteraan warga juga terus ditingkatkan sehingga Indeks Pembangunan Manusia Jakarta terus meningkat mencapai 80,1 dan prevelensi stunting di Jakarta semakin rendah hanya 1,1 dengan dengan berbagai sarana kesehatan dan pendidikan yang semakin baik.

“Jakarta memiliki 332 Puskesmas yang sebagiannya sudah berstatus RSUD, serta 4.469 Posyandu,” rinci Solikhah.

Namun Anggota DPRD dari dapil Jakarta Barat ini mengingatkan bahwa proses perbaikan harus terus berlanjut. Kemacetan masih harus terus diatasi dengan perbaikan transportasi publik dan segera mewujudkan integrasi tarif serta pengendalian penggunaan kendaraan pribadi agar kualitas udara yang masih buruk bisa diperbaiki. Pengendalian banjir dan penanganan sampah masih harus diperbaiki dengan memperkuat infrastruktur pengendali banjir dan segera merealisasikan Intermediete Treatment Facility (ITF) untuk pengelolaan sampah.

Pelayanan publik juga masih harus ditingkatkan. Demikian juga dengan angka partisipasi sekolah di usia 16-18 tahun yang masih di kisaran 72.32.

“Pelaksana tugas Gubernur yang akan menggantikan Gubernur Anies Baswedan sampai Pilkada 2024 bisa melanjutkan proses perbaikan yang sudah berjalan ini,” pungkas Solikhah.

Related Posts