Istimewa! Golok Cakung Akan Diuji Bahan di Magelang, Jawara Padepokan Bedok Latih: Terimakasih MTZ

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Serap Aspirasi atau reses yang dilangsungkan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS, M. Taufik Zoelkifli di RW 03, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (13/3/2021),  sangat istimewa.

Dalam momen itu, Jawara Padepokan Bedok Latih, Agus Syahadat, mengucapkan terimakasih kepada pria yang akrab disapa MTZ itu. Sebabnya, MTZ ikut dalam usaha pelestarian dan peningkatan kesenian Golok Cakung, yang akan diuji bahannya di Balai Konservasi, Magelang, Jawa Tengah.

“Cakung ini punya sejarah peradaban besar. Salah satu buktinya, ada seni Golok Cakung ini. Kesenian ini sudah berusia ratusan tahun,” terang pria yang karib disapa Ustadz Agus Syahadat.

“Selalu saya sampaikan, di reses pak Taufik, Pak Taufik ini punya jasa besar mengawal Golok Cakung menjadi warisan budaya. Pak Taufik antarkan kami ke SKPD terkait, dan membantu kami mengurus legalitas,” papar Agus.

“Saya sering hadir di festival golok. Di festival itu, rata-rata golok muda saja, usianya hanya beberapa puluh tahun. Di Cakung ini, ada golok-golok tua berusia 500-700 tahun. Saya usulkan adanya festival budaya tahunan Golok Cakung di tempat ini, kepada Pak MTZ,” tambahnya lagi.

Ustadz Agus Syahadat menjelaskan, efeknya, akan ada pengrajin golok cakung. Akan ada cinderamata khusus dari DKI Jakarta.

“Kalau di daerah Cilegon sana, datang orang dari berbagai negeri, ada yang dari Belgia dan lain-lain. Kalau itu terjadi di sini, akan jadi bagian dari cara kita angkat budaya sekaligus ekonomi setempat,” kata Agus.

“Dengan perjuangan ini, saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Taufik Zoelkifli selaku Anggota Legislatif yang mengawal ini semua,” tegasnya.

Rabu besok dirinya berangkat ke Magelang, ke Balai Konservasi. Untuk meneliti kandungan dari golok batu meteor itu. Mudah-mudahan berhasil, dan tidak lupa dirinya meminta doa dari warga yang hadir.

Sementara itu, MTZ sendiri sudah sejak lama mengawal Sanggar Bedok Latih dan kesenian Golok Cakung ini. Tujuannya, agar nilai sejarah dan budaya di Cakung, dan secara umum Jakarta, tidak hilang begitu saja.

“Dengan reses ini, sekaligus kita serap keinginan masyarakat. Di Pulogebang ini, sangat kuat keinginan masyarakat untuk melestarikan Golok Cakung, sudah sangat bagus. Tinggal kita sebagai elemen pemerintahan harus mau memfasilitasinya,” papar MTZ.

Sudah lama MTZ berinteraksi dengan para pegiat budaya di Cakung ini, terutama Ustadz Agus Syahadat. Fokus pendampingan politisi PKS ini pun bukan hanya pada Golok dan Silat Cakung, tetapi juga aneka makanan khas Betawi seperti Oblog, Gabus Pucung, Kerak Telor, Rujak Betawi, dan lain-lain.

Dalam acara ini, hadir Kasudin Kebudayaan Jakarta Timur, Hasanuddin. Beliau sampaikan bahwa pihak Sudin Kebudayaan siap mengantar Sanggar Bedok Latih dan juga Sanggar Betawi Cakung, yang turut hadir dalam reses kali ini, ke Balai Konservasi Candi Borobudur untuk uji kandungan dalam bahan baku pusaka Golok Cakung.

“Saya siap mendanai semua langkah uji bahan Golok Cakung ini. Karena kalau terbukti ini terbuat dari meteor, ini akan menjadi nilai budaya dan sejarah yang luar biasa dari daerah Cakung ini,” tegas Hasanuddin.

Kasie KUKM Jakarta Timur Rico Rifa’i, yang turut datang dalam acara ini, juga mendukung agar di daerah Pulogebang ada nilai tambah bagi segenap KUKM yang ada, terutama karena lestarinya budaya Golok Cakung ini.

Related Posts