DPRD: Prioritaskan Nyawa Sebelum Buka Tempat Hiburan Malam

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyatakan penolakannya jika tempat hiburan malam seperti diskotek, bar serta griya pijat (spa) dibuka pada 16 Juli 2020. Saat itu, PSBB Transisi fase 1 dijadwalkan berakhir.

“Roda ekonomi penting, kejenuhan masyarakat harus diberikan saluran, tetapi menjaga nyawa manusia harus jadi prioritas,” ucap penasihat Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta ini saat dihubungi di Jakarta, Selasa (15/7/2020).

Karena itu, dia meminta jangan hanya karena alasan ekonomi, nyawa menjadi taruhannya. Hal itu karena, lanjutnya, hingga saat ini kasus baru Covid-19 menunjukkan peningkatan tajam dengan tingkat kasus positif (positivity rate) 10,5 persen dan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi sudah lebih dari enam ribu kasus baru ditemukan.

Menurut Suhaimi, tempat hiburan lebih baik tidak dibuka lebih dulu mengingat tingkat kerawanannya yang dapat menjadi klaster baru penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dan juga rawan menjadi tempat penyelewengan berbagai kegiatan terlarang seperti narkotika dan prostitusi.

“Keputusan dibuka atau ditutup itu, haruslah didasarkan kepada hakekat dan fakta di lapangan terkait dengan COVID-19. Kalau kita salah mengambil keputusan bisa berakibat fatal,” kata Suhaimi.

Sumber: Republika Online

Related Posts