Ayah Hebat, Akrab Dengan Anak

by Humas PKS Jakarta

Mentari menyapa pagi hamburan cahayanya menyinari bumi memberikan energi positif memulai hari. Birunya cakrawala berhiaskan awan putih menambah deretan rasa syukur yang tak terbilang. Meski kadang sinarnya redup tertutup gumpalan kelabu. Bersiap merintik bahkan menderas sesuai titah-Nya.

Setiap tanggal 12 November di Indonesia diperingati sebagai hari Ayah, sebagai bentuk apresiasi peran ayah dalam keluarga. Biasanya hari ayah dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan.

Menurut sejarah dari berbagai sumber hari ayah lahir atas prakarsa Paguyuban Satu Hati. Hari Ayah di Indonesia pertama kali dinyatakan pada tahun 2006, di Balai kota Solo. Di hadiri oleh ratusan orang dari berbagai kelompok masyarakat termasuk orang-orang dari komunitas komunikasi antar agama dan budaya dengan nama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Sesuai dengan program kerja Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) periode 2020-2025, didukung oleh 4 pilar yakni ketahanan keluarga, penguatan paradigma ketahanan keluarga, penokohan anggota perempuan PKS serta optimalisasi hubungan kelembagaan.

Atas dasar ini, BPKK Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS, mengapresiasi momentum hari Ayah tanggal 12 November tahun 2022. Tema tahun ini “Ayah Hebat, Akrab dengan Anak”.

Ketahanan Keluarga adalah kondisi dinamik suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan, serta mengandung kemampuan fisik-material dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri, dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dan meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin

Dari tinjauan tersebut, bukan hanya sosok ibu, kehadiran dan peran ayah dalam keluarga dan fase kehidupan setiap anak sangatlah penting untuk mewujudkan ketahanan keluarga. Ayah akan turut mempengaruhi tumbuh kembang anak sejak kecil hingga dewasa.

Seorang suami atau ayah adalah pemimpin di dalam rumah tangganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarga. Pendidikan karakter, mental, integritas, kejujuran, akhlak Karimah hanya didapatkan di rumah, di mana ibu sebagai madrasah dan ayah adalah kepala sekolah.

Menjadi ayah ideal dalam sebuah keluarga tentu ini dambaan setiap lelaki bergelar ayah. Sosok yang selalu dirindukan, inspiratif, yang diharapkan jangan pernah gagal, cinta pertama bagi anak perempuannya, pahlawan bagi anak lelakinya. Siapa sosok itu? ialah Ayah atau apapun sebutannya tergantung masing-masing keluarga.

Di antara sekian banyak harapan tersemat dipundak seorang yang bergelar Ayah, tentu bukan suatu hal mudah untuk dijalankan. Namun  bukan juga suatu hal mustahil  untuk bisa dipenuhi semampu yang kita bisa. Usaha, doa, sabar, ikhlas, stok yang harus dimiliki selama menempuh perjalanan agar tak karam diterjang gelombang gempita dunia.  Untuk hasil tawakkal ‘alallahUpgrade iman, ilmu, imun, adalah sebuah keharusan.

Karenanya BPKK turut mengawal, membersamai para ayah dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Tentu setiap keluarga pasti ingin tamasya ke syurga bersama bukan?  Berkumpul  dengan orang yang saling mencintai karena Allah.

Jadilah ayah pemberani. Berani meninggalkan apa saja demi pendidikan anak. berani mengorbankan  hobi demi pendidikan anak, berhenti menumpuk ambisi dunia demi pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik bagi anak.

Untuk menjadi ayah hebat, akrab dengan anak, komunikasi dialogis antara ayah dan anak penting, sebab menunjukan adanya interaksi, diskusi. Agar ayah tak hanya mengenal fisik anak tetapi mengenal jiwanya. sehingga komunikasi yang berupa  pesan tersirat maupun tersurat akan sampai dan mudah diterima.

Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim Alaihi salam dalam menyampaikan pesan tauhid kepada putranya, Ismail. Padahal pesan itu sulit diterima dengan nalar biasa.

Ucapan hari Ayah dalam bentuk twibon dan quote motivasi perjuangan Ayah  dari para anggota, tokoh dan pimpinan PKS yang tersebar di sosial media turut  menyemarakkan peringatan Hari Ayah.

Selain itu momentum Hari Ayah tahun 2022 ini, BPKK DPW PKS DKI Jakarta akan berkoordinasi dan menindak lanjuti dengan pihak terkait untuk terbentuk nya susunan pengurus Forum Ayah DKI Jakarta, sebagai sarana untuk para ayah membentuk komunitas dengan tujuan optimalisasi peran keayahan.

Sejatinya tanggal hanya sebuah simbol pengingat. Hari Ayah dalam setiap keluarga bisa kita wujudkan dalam bingkai sabar dan syukur serta hati yang selalu terkoneksi dengan nilai-nilai Ilahiah.

“Ayah yang sukses, guru yang sukses, ulama yang sukses ialah ketika kata-katanya mengikat, sebagai Ayah, tugas kita mengikat anak-anak dalam syariah.” (KH. Bacthiar Nasir). []

 

Matraman, 12-11-2022

-Ilustrasi oleh PKS Foto-

Related Posts