Warga Muara Bahari Mengeluh Akan Digusur, Anies : Jika Terpilih Kami Tidak Akan Semena-mena

by Humas PKS Jakarta

JAKARTA – Tiga Rukun Tetangga (RT) yakni RT 7, 11, dan 12 Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok sedang harap-harap cemas. Perkampungan warga yang berada di samping rel kereta api dan terminal peti kemas itu menanti untuk digusur.

Ketua RT 12 Muara Bahari Sugriwo mengatakan, ada tiga RT yang akan digusur oleh PT. KAI.

Sementara ada ratusan kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan tersebut. “Tapi kami di sini sudah lama,” ujarnya saat ditemui di Jalan Muara I Kampung Muara Bahari RT 08 RW 012 Tanjung Priok.

Pria 62 tahun itu menilai, penggusuran itu dilakukan untuk bisnis semata. Yakni untuk pembangunan peti kemas. “Kami warga masih ingin di sini,” terangnya.

Sugriwo menyampaikan permintaan agar tidak digusur tersebut kepada calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3 Anies Baswedan.

Anies menilai, menggusur dengan semena-mena adalah bukan hal yang baik. “Harus dibicarakan,” ujar dia.

Untuk itu, lanjut dia, apabila terpilih, dia akan menjamin rumah bagi para warga.

Salah satunya adalah menata agar jadi tempat tinggal yang nyaman, aman, dan enak untuk ditinggali.

Namun apabila memang harus digusur, dia berjanji akan melayani masyarakat. “Harus lebih nyaman, ada pendidikan yang baik, dan fasilitas kesehatan yang juga memadai. Yang pasti, harus lebih baik dari saat ini,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para warga.

Dia juga memastikan akan berkomitmen dalam melihat berbagai persoalan.

Terutama mengenai tanah persengketaan. “Kami akan berdasar tidak hanya sesuai perundangan, tetapi juga prinsip keadilan,” tegasnya.

Pria 47 tahun itu juga menyebut bahwa pemimpin bukanlah penguasa. Justru hanya pelayan.

Sementara masyarakat adalah penguasanya. Untuk itu, apabila memang ada penggusuran, dia akan memastikan proses dialog terlebih dahulu. “Jika terpilih, Kami tidak akan semena-mena,” ucap dia.****

IMG-20161101-WA0010IMG-20161101-WA0009IMG-20161101-WA0006

Related Posts