Viral di Media Sosial, Muhayar Respon Cepat Bantu Warga yang membutuhkan di Cakung

0
26

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta Muhayar RM mendapatkan laporan bahwa ada berita yang viral di media sosial tentang seorang warga Cakung yang mengamen untuk membayar pendidikan anaknya. Tidak butuh waktu lama, pihaknya langsung mencari keberadaan tempat tinggal warga tersebut. Ia menyerahkan bantuan kepada keluarga tersebut agar dapat mengurangi beban yang dialami warga Cakung Timur.

Politisi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menyebutkan akses pendidikan harus didapatkan semua warga DKI Jakarta, karena ini menjadi salah satu faktor dalam pengangkatan harkat dan martabat warga. Jika ada yang kesulitan dalam pembiyaan, Pemprov DKI khususnya Dinas Pendidikan wajib memfasilitasi.

“Apa yang dialami ananda Helena Andreas (warga Cakung Timur) mungkin satu dari banyak kasus, dalam keterangan yang ia berikan, selama sekolah di SMP Negeri, ia mendapatkan fasilitas pendidikan gratis, namun satu dan lain hal menyebabkan harus pindah ke sekolah swasta dan harus membayar bulanan,” ujar Muhayar menjelaskan kronologi permasalahan tersebut, Rabu (14/10/2020).

Ia juga menambahkan, permasalahan biaya sekolah juga disebabkan karena sang ayah habis terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Selama ini sang ayah bekerja sebagai sopir di perusahaan swasta, dan setelah di PHK sang ayah terpaksa mencari nafkah dengan mengamen.

“Keluarga tersebut kesulitan dalam membayar pendidikan di sekolah swasta karena penghasilan orang tuanya berkurang dan tadi kami sarankan untuk mengajukan KJP, mudah – mudahan bisa ditindak lanjuti oleh dinas terkait,” tambah Muhayar.

Dalam gambar yang menyebar di media sosial, terdapat foto seorang bapak yang mengamen dengan tujuan untuk biaya SPP putrinya, Helena Andreas.

 

 

Muhayar berharap sang Bapak juga lekas mendapatkan pekerjaan baru sehingga mampu menghidupi keluarganya.

“Yang kita patut contoh dari kejadian ini, betapa gigihnya sang ayah terus berusaha untuk pendidikan anaknya. Semoga pemerintah terenyuh dan memfasilitasi permasalahan pendidikan bagi sang anak dan permasalahan pekerjaan untuk sang ayah,” tutup Muhayar.