Terkait Vaksin Covid-19, MTZ: Butuh Kekompakan Antara Pemerintah Dan Masyarakat

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Untuk menang melawan pandemi virus corona baru alias Covid-19, dibutuhkan kekompakan antara pemerintah dan masyarakat. Demikian disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli.

Lebih jauh pria yang akrab disapa MTZ ini mengatakan, sebagai bukti keseriusan, pemerintah telah menghadirkan vaksin Covid-19 Sinovac yang telah dikaji para ahli. Presiden Joko Widodo bahkan menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin Sinovac pada Rabu (13/1/2021).

Kendati demikian, tidak bisa dipungkiri jika kehadiran vaksin ini masih menimbulkan pro kontra di masyarakat. Bahkan tidak sedikit dari warga yang masih menolak vaksinasi.

MTZ menambahkan, dirinya meminta masyarakat yang menolak divaksin untuk tetap mematuhi aturan.

“Boleh gak (menolak) ikut (vaksin), tapi please ikuti protokol kesehatan supaya enggak jadi penyebar virus,” kata MTZ lewat akun Twitter miliknya, Rabu (13/1/2021).

Taufik menjelaskan, untuk DKI Jakarta sendiri saat ini sudah memiliki Perda yang mengatur terkait penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

Dalam Perda tersebut mencantumkan sanksi bagi masyarakat yang menolak dilakukan pengobatan atau vaksinasi Covid-19, dapat dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 juta

Aturan itu tertuang dalam Pasal 30 Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2020 tentang penanggulangan Covid-19

“Ya dijalankan saja (aturan) sebagai konsekuensi menjadi warga negara yang taat hukum. Mudah-mudahan rakyat Indonesia makin dewasa dalam bernegara,” harap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

 

Sumber: RMOL Jakarta

Related Posts