Selain ASN, Dewan Minta Pemprov DKI Harus Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Honorer Jelang Hari Raya

0
8

Jakarta – Kondisi darurat Covid-19 memaksa kondisi perekonomian semua terpuruk, dan anggaran tersedot untuk penanganan wabah pandemi ini. Namun jangan dilupakan, selain Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada dilingkungan Pemprov DKI ada juga tenaga honorer yang harus diperhatikan kesejahteraannya, karena nasib para tenaga honorer yang jumlahnya sekitar 10 ribuan orang saat ini juga ikut terdampak.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi, di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Menurut Suhaimi, dirinya mendapatkan informasi, tenaga honorer di lingkungan Pemprov DKI, pertama kali terjadi, tenaga honorer DKI yang rutin menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar satu bulan gaji pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini dikabarkan tidak mendapatkan.

“Meskipun kondisi seperti ini, terlebih menjelang hari raya, tenaga honorer harus tetap diperhatikan,” pinta Suhaimi.

Suhaimi melanjutkan, solusi terbaik dalam kondisi seperti ini, memberikan THR dalam dua tahap, jika memang tidak bisa sekaligus.

“Kalo tidak bisa full dalam pemberian THR, minimal 50 persen bulan ini dan bulan depannya 50 persen, jadi tetap semangat dan para tenaga honorer memiliki harapan,” kata Suhaimi mengakhiri.