PKS Jaksel Gelar ‘Publik Talk’, Bahas Peran Tokoh Masyarakat Menjaga NKRI dan Pancasila

Jakarta – Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Jakarta Selatan mengajak tokoh masyarakat dan aparat untuk duduk bersama dalam Diskusi Publik yang bertema “Peran Tokoh Masyarakat dalam Menjaga NKRI dan Pancasila”. Diskusi publik ini akan diselenggarakan pada Sabtu (11 November 2017), pukul 9.00 sampai  dengan pukul 12:00 wib, di Restoran Padang Kebayoran Baru, Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

 

Menurut Ketua Bidang Polhukam DPD PKS Jakarta Selatan Adi Azfar mengatakan, hal ini dilandasi atas merebaknya isu radikalisme yang telah menimbulkan kegelisahan masyarakat, apalagi di zaman modern seperti sekarang ini, dimana arus teknologi informasi dan komunikasi begitu cepat dan dashyat.

 

“Sebuah informasi, baik yang benar maupun yang menyesatkan dapat cepat menyebar tanpa dapat diindentifikasi dan diketahui akurasi kebenarannya,” kata Adi, di Jakarta, Jum’at (10/11/2017).

 

Adi melanjutkan, informasi yang menyesatkan dapat membentuk opini yang keliru dan menjadi pembenaran yang diyakini masyarakat. Kondisi ini yang dimanfaatkan oleh gerakan radikal untuk memperluas jaringan, perekrutan serta pengkaderan.

 

Disisi lain, isu ketidakadilan, kemiskinan, kebodohan dan ketimpangan, terus menyisakan persoalan. Rakyat kecil tidak merasakan kehadiran pemerintah untuk memecah persoalannya, pembangunan hanya dinikmati segelintir elit. Meskipun pembangunan infrastruktur tersiar dimana-mana, namun gini rasio yang menunjukkan tingkat ketimpangan, “Angkanya masih sangat tinggi, dalam beberapa tahun belakangan ini masih berkisar di angka 0,39 – 0,41,” papar Adi.

 

Kemudian, masih menurut Adi, perasaan diperlakukan tidak adil ini menjadi salah satu faktor yang menyulut lahirnya radikalisme. Di titik inilah tugas berat diemban pemerintah bersama aparat penegak hukumnya untuk menjaga stabilitas keamanan dan mempertahankan keutuhan NKRI. “Pelibatan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi situasi ini,” sambungnya.

 

Adi juga mengatakan, mempertahankan NKRI adalah kewajiban, negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila adalah kesatuan integral dalam kehidupan bangsa dan negara yang memiliki sifat kebersamaan, kekeluargaan dan religiusitas. “PKS tegas berkomitmen untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya semangat.

 

Dalam diskusi nanti, yang akan bertindak sebagai Keynote Speaker adalah Dr.Hidayat Nurwahid, MA Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Jakarta Selatan. Sementara yang bertindak sebagai narasumber adalah Kapolres Jakarta Selatan, Kombespol Iwan Kurniawan, Dandim 0504 Jakarta Selatan yaitu Letkol Arh Aji Prasetyo Nugroho serta Kepala Badan Kesbangpol Jakarta Selatan, M. Matsani. Diskusi publik ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan akan dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengurus partai politik. (rep: and/pksjaksel | ed: zak/pksjakarta)