Perjuangkan Sanggar Budaya Betawi Dilibatkan Dalam Atraksi Ruang Publik, Ismail: Hotel-Hotel Agar Tampilkan Kegiatan Budaya Betawi di Akhir Pekan

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Ismail, yang membidangi budaya dan pariwisata memperjuangkan sanggar budaya Betawi dilibatkan dalam penyelenggaraan atraksi di ruang-ruang publik, termasuk tempat-tempat wisata dan hotel-hotel agar menampilkan kegiatan budaya Betawi di akhir pekan.

Demikian disampaikan Ismail dalam rapat kerja Komisi B dengan sejumlah mitra kerja dari jajaran Pemprov DKI, Rabu (12/1/2022) di Komplek Parlemen Kebon Sirih Jakarta.

Ismail menyampaikan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar bisa memberikan himbauan maupun instruksi kepada para pengelola hotel agar bisa menampilkan kegiatan budaya Betawi di hotelnya masing-masing setiap akhir pekan. “Saat ini banyak sekali sanggar-sanggar budaya Betawi yang membutuhkan kesempatan untuk menampilkan hasil latihan dan kegiatan mereka,” ungkap Ismail yang juga Ketua DPD PKS Jakarta Pusat.

“Sangat bermanfaat sekali jika di akhir pekan para pengelola hotel bisa menampilkan budaya Betawi seperti keseniannya, kulinernya, dan souvernir khas Betawi di lobby hotel mereka sehingga selain bisa dinikmati oleh para tamu hotel juga bisa membantu sanggar-sanggar Betawi untuk menampilkan karya mereka,” tambah Ismail.

Ismail melanjutkan, untuk merealisasikannya, bisa berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan yang selama ini melakukan pendataan dan pembinaan terhadap sanggar-sanggar budaya Betawi yang ada di Jakarta, “Sehingga sanggar yang tampil sudah terseleksi dan mampu menyajikan tampilan seni budaya Betawi yang berkualitas,” tandas Ismail.

Diketahui, dalam rapat komisi tersebut disampaikan realisasi pencapaian program tahun 2021 dan kegiatan unggulan tahun 2022. Diantaranya adalah yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Andika, bahwa meskipun di tengah kondisi sulit akibat Pandemi covid 19, ternyata masih mampu memberikan kontribusi PAD sebesar 3,1 triliun rupiah, atau 8,92% dari PAD DKI Jakarta. Capaian ini layak diapresiasi, meski belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 11%.

Hal menarik lainnya adalah tentang kegiatan prioritas Dinas Parekraf tahun 2022. Di antaranya adalah kegiatan Penyelenggaraan Atraksi Ruang Publik. Kegiatan ini merupakan salah satu Kegiatan Strategis Daerah (KSD) 2022. Kegiatan yang dianggarkan sebesar 24,5 miliar rupiah ini rencananya melibatkan musisi, sanggar seni, dan pelaku ekonomi kreatif lainnya.

Rapat kerja kali ini selain dihadiri Kepala Dinas Parekraf, juga dihadiri Kepala Dinas PPKUKM, dan Kepala Dinas Nakertrans Energi.

Related Posts