Optimalkan Pelatihan Keterampilan Kerja, Ismail Minta Penambahan Kuota Peserta PPKD Jakarta Pusat

0
9

Bogor – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ismail, menyoroti minimnya target peserta pelatihan keterampilan kerja khususnya di wilayah kotamadya Jakarta Pusat, dirinya meminta untuk kuota peserta di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) wilayah Jakarta Pusat, segera ditambah. Hal ini disampaikan dalam pembahasan KUA PPAS 2021, Selasa (17/11/2020) di Bogor, Jawa Barat.

Ismail menyebutkan, dari data yang disampaikan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi), target peserta untuk tahun 2021 hanya sekitar 240 peserta di Jakarta Pusat. Target ini berbeda jauh jika dibandingkan dengan kotamadya Jakarta Utara yang tercatat sebanyak 660 peserta dan Jakarta Barat 480 peserta.

“Sementara berdasarkan data jumlah angkatan kerja di masing-masing kotamadya tersebut relatif hampir sama jumlahnya,” jelas Ismail.

Politisi PKS ini juga melanjutkan, dari hasil konfirmasi langsung kepada Kepala Disnakertransgi Andri Yansyah, diketahui target peserta yang rendah tersebut disebabkan karena di PPKD Jakarta Pusat hanya terdapat sekitar 9 kejuruan, berbeda dengan PPKD kotamadya lainnya yang sudah mencapai sekitar 15 kejuruan.

Di samping itu juga, karena lokasi PPKD Jakarta Pusat yang terletak di wilayah Bendungan Hilir sering dilanda banjir, yang menyebabkan banyak peralatan pelatihan yang mengalami kerusakan, sehingga untuk sementara kegiatan dipindahkan ke dinas teknis di daerah Jatibaru.

Dengan kondisi seperti itu, Ismail mendorong Disnakertransgi untuk segera merencanakan pembangunan PPKD baru di tempat yang lebih strategis dan aman dari banjir. Hal ini mendesak dilakukan mengingat animo masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan pelatihan. Sehingga nantinya diharapkan kegiatan pelatihan bisa berjalan secara maksimal dengan jumlah kejuruan dan jumlah peserta yang bertambah.

“Jangan sampai hak masyarakat untuk mendapatkan pelatihan keterampilan terhambat hanya karena kendala lokasi PPKD yang sering dilanda banjir,” pungkas Ismail.