Masa PJJ Di Perpanjang, Israyani: Ini Keputusan Yang Tepat

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Baru-baru ini Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan baru yakni Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 kembali di perpanjang, kebijakan ini mendapat dukungan penuh, salah satunya Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Israyani.

Israyani mengatakan, prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah di DKI Jakarta tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah.

“Ini merupakan keputusan yang terbaik, mengingat saat ini kenaikan kasus positif di jakarta meningkat kembali,” sebut Israyani.

Masih menurut Israyani, berdasarkan data dari Diknas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, presentasi pertambahan total kasus aktif terkonfirmasi positif menunjukan tren kenaikan, yaitu pada tanggal 2 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta mencapai 15.471 kasus, meningkat 18 persen dari dua pekan sebelumnya yakni 13.066 kasus pada 20 Desember 2020.

“Kenaikan persentase kasus aktif ini patut kita waspadai bersama, terlebih pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021 yang berpotensi terjadi penambahan kasus, kita sadari pula anak- anak belum bisa menerapkan protokol kesehatan dan berdisiplin dalam menjalankan 3M di sekolah, serta memerlukan pengawasan yang ekstra dari orang dewasa,” kata Israyani, di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Kemudian Israyani menambahkan, pelaksaan PJJ di semester genap dapat di persiapkan lebih baik lagi. Guru di harapkan bisa mengevaluasi pembelajaran pada semester ganjil, sehingga pada semester genap ini medote pembelajaran jauh lebih efektif dan menyenangkan bagi anak –anak didiknya, meskipun harus di laksanakan secara daring.

Untuk ektefitas pembelajaran secara daring, Pemprov DKI Jakarta harus bisa bekerjasama dengan berbagai pihak, baik Diknas, Sekolah dan Orangtua.

“Di harapkan berbagai persiapan ini membuat proses PJJ berlangsung lebih baik dan proses pembelajaran yang di berikan tetap berkualitas, mengingat pada semester genap siswa kelas 6, 9 dan 12 akan mempersiapkan ujian kelulusan untuk naik kejenjang berikutnya,” pungkasnya.

Related Posts