Jelang Ramadan, MTZ Imbau Masyarakat Terus Taati PPKM Mikro

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Kurang dari dua pekan lagi, umat muslim akan memasuki Bulan Ramadan 1442 H. Bertepatan dengan itu, Pemprov DKI Jakarta juga memperpanjang pelaksanaan PPKM Mikro.

Kebijakan ini diterapkan melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 405 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Instruksi Gubernur Nomor 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro tingkat RT, yang diumumkan Senin, (5/4/2021) lalu.

Menyikapi hal ini, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS M. Taufik Zoelkifli atau akrab disapa MTZ turut mengimbau agar masyarakat menaati aturan dari Pemerintah Provinsi, agar pandemi cepat berlalu.

“Sebelumnya, saya bersyukur, angka korban baru yang terinfeksi COVID-19 terus berkurang secara stabil daripada bulan-bulan sebelumnya. Per tanggal 5 April 2021 kemarin, ada 523 kasus baru. Bandingkan dengan bulan Maret, yang masih di atas seribu per hari,” urainya, Selasa (6/4/2021).

“Selain dengan vaksinasi dan peningkatan layanan fasilitas kesehatan, kita harus terus meningkatkan ketaatan pada protokol kesehatan. Agar, kita bisa menjalani Bulan Ramadan dengan khusyuk,” tegasnya lagi.

Di daerah pemilihan MTZ secara khusus, yaitu Pulogadung, Cakung, dan Matraman, para takmir masjid dan juga majelis taklim tengah  bersiap-siap menunggu perizinan pemerintah untuk mengadakan majelis Ramadan dan juga terutama, tarawih berjamaah sebagaimana di tahun 2019.

MTZ mengatakan, ia sangat memahami kerinduan masyarakat pada suasana Ramadan yang semarak dan hidup. Untuk itu, ia kembali menekankan, ketaatan pada Protokol Kesehatan, persiapan yang matang, dan juga kedisiplinan adalah kunci penting agar situasi cepat normal.

“Kita sama-sama berharap, masjid tidak berubah menjadi klaster penularan baru. Yang sakit, mohon jangan berangkat ke masjid, di rumah saja. Para takmir masjid juga harus tegas dan disiplin menyediakan sarana kebersihan,” tutup MTZ.

Pria yang  juga membina beberapa majelis taklim di kawasan Jakarta Timur inipun mengatakan, sudah sangat rindu dengan suasana Ramadan yang normal seperti tahun-tahun sebelumnya.

Related Posts