Ismail Minta Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Publik Di Jakarta Pusat

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Jakarta Pusat, Senin (29/3/2021), dirinya meminta Pemprov DKI untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.

Dalam acara yang dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut, Ismail menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat yang diperoleh dari 80 kegiatan serap aspirasi (Reses) periode 2019-2021 di 44 Kelurahan dan 8 Kecamatan di wilayah Kota Jakarta Pusat.

“Berdasarkan hasil reses yang dilakukan di 44 kelurahan yang ada di Jakarta Pusat terdapat beberapa usulan yang sekiranya dapat ditindaklanjuti dan masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” kata Ismail.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dan pejalan kaki di wilayah Jakarta Pusat. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Dapil Jakarta Pusat 1 ini menyampaikan perlu dilakukan penambahan atau perluasan jalur Jak Lingko di Kecamatan Cempaka Putih.

“Perlu dilakukan Penambahan dan perluasan jalur Jak Lingko di Cempata Putih,” ungkap Ismail.

Kemudian, ia menambahkan Pemrpov DKI Jakarta perlu melakukan pengadaan Jak Lingko untuk mengganti Metromini P17 di Kawasan Menteng.

“Pengadaan layanan Jaklingko pengganti Metromini P17 di wilayah Menteng rute Senen – Manggarai,” sambung Ismail.

Selain meyoroti persoalan layanan transportasi publik di wilayah Jakarta Pusat, Ismail juga mengusulkan perbaikan fasilitas pejalan kaki. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan  pembuatan lampu lalu lintas atau Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di kawasan persekolahan di Cempaka Putih, di depan SMP 137, Jl. KH. Mas Mansyur depan Sekolah Muhammadiyah, dan Petojo utara.

“Pembuatan lampu lalu lintas dan JPO di wilayah anak sekolah meliputi Cempaka Putih, depan SMP 137, Jalan KH. Mas Mansyur dan Petojo Utara,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ismail juga mengangkat isu lalu lintas di Jakarta Pusat. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di wilayah Cempaka Putih berupa perapihan segitiga jembatan serong dan penerapan one way dua jalan di sisi kali.

“Kemudian juga ada aspirasi terkait rekayasa lalu lintas di wilayah Cempaka Putih berupa perapihan segitiga jembatan serong dan penerapan system one way  dua jalan di sisi kal,” ujar Ismail.

Ia berharap dengan adanya penambahan serta perluasan jalur dan rute Jak Lingko tersebut dapat meningkatkan kualtas layanan transportasi publik di Jakarta.

Diketahui acara ini dilaksanakan di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jl. Tanah Abang I, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat yang mengangkat tema peningkatan perekonomian masyarakat berbasis kota berketahanan.

Related Posts