Hidayat Minta Umat Islam Bersatu Kutuk Serangan Israel

by Humas PKS Jakarta

IMG-20140711-WA0035PKS JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR, Hidayat Nur Wahid, meminta umat Islam bersatu setelah pilpres untuk mengutuk serangan Israel terhadap Palestina. Hidayat mengingatkan Indonesia mempunyai peran penting karena Presiden Soekarno pernah berjanji dan belum terlaksana hingga saat ini.

“Bung Karno tahun 1955 menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA). Dalam peristiwa itu Bung Karno berjanji akan mendukung terus kemerdekaan Palestina. Mari kita realisasikan janji Bung Karno,” ujar Hidayat di Bundaran HI.

Ia menambahkan, Bung Karno juga tidak mengundang Israel dalam KAA dan hanya mengundang Palestina. “Bung Karno menyebut Israel adalah penjajah sehingga tidak diundang,” ujarnya.

Kata Hidayat, dari semua negara yang hadir dalam KAA, hanya Palestina yang masih memperjuangkan kemerdekaannya hingga kini. “Sesuai janji Bung Karno, kita harus terus mendukung dan terus mendorong kemerdekaan Palestina secara utuh.”

Agar dapat terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina, rakyat Indonesia harus kuat. Agar kuat seluruh elemen masyarakat harus bersatu.

Hidayat melihat saat ini ada upaya memecah belah bangsa Indonesia. “Ada upaya adu domba antar santri dan antar lapisan masyarakat lain. Ini perbuatan zionis, agar bangsa kita lemah dan tidak bisa berjuang untuk kemerdekaan kita dan membela Palestina,” tuturnya.

Ia meminta seluruh masyarakat untuk kembali menyatu setelah pemiluhan presiden. Jangan sampai perselisihan pemilihan presiden justru menjadikan bangsa lemah. “Ini yang diharapkan zionis. Mari kita bersatu,” kata Hidayat.[dm/viva]

Related Posts