Hadiri Rakerwil PKS DKI, Achmad Ru’yat: Terjemahkan Program Dengan Baik, Bangun Kemitraan Dengan Gubernur

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di wilayah Banten, Jawa Barat dan DKI (Banjabar) Jakarta sejak Jum’at, Sabtu dan Ahad (2-4 April 2021), paralel mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), kecuali Banten yang akan dilaksanakan pekan depan. Amanat 27 key result Bidang dan Badan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) harus didetilkan secara implementatif, dan di DKI dapat diterjemahkan dalam bentuk program membangun kemitraan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan beserta jajarannya yang hadir saat ini.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Banjabar Achmad Ru’yat, yang hadir dalam acara puncak Rakerwil PKS DKI Jakarta 2021 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Ahad (4/4/2021) yang disiarkan secara langsung di channel youtube PKSTV Jakarta dan fanspage PKS DKI Jakarta.

Ru’yat yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, DKI adalah kota dengan jumlah penduduk di malam hari 10,54juta orang dan siang hari 12juta orang. Negeri Yunani 10,7jt dan Portugal 10,3jt, sehingga tidak bisa tidak, Gubernur DKI harus dibantu oleh PKS.

“Tidak hanya berjuang berdarah-darah, mengeluarkan dana dan pikiran untuk memenangkan Gubernur waktu itu, dan saat ini kita tetap membantu beliau yang membangun ibu kota yang terintegrasi dari hulu sampai hilir, karena tugas beliau sangat berat dengan dinamika eksternalitas,” kata Ru’yat disambut dengan tepuk tangan hadirin.

“Dan kamipun tidak lupa berterima kasih kepada Bapak Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS yang juga Wakil Ketua MPR RI, yang selalu membimbing kami memberikan masukan, agar program-program yang dibuat, juga terintegrasi dan berkesinambungan dari hulu hingga hilir,” tambahnya lagi.

Masih menurut Ru’yat, BPW Banjabar DPP PKS merasa bertanggung jawab agar keseimbangan pembangunan sustainable development mulai dari wilayah Jabodetabekjur terintegrasi, dirinya menyampaikan saran agar Forum Koordinasi Kepala Daerah bukan hanya semacam badan koordinasi antar gubernur yang sifatnya informal.

“Harus diperjuangkan kelembagaan ditingkat pusat, semacam megapolitan, agar ada kebijakan kelembagaan yang mengikat, kebijakan anggaran dari pusat dari hulu hingga hilir,” pintanya.

Karena, sebut Ru’yat, pembangunan ke wilayah dari puncak sampai ke DKI hanya bisa diintervensi dengan kebijakan anggaran dari pusat, selama ini mengandalkan bantuan dari DKI kepada wilayah sekitar dan itu sangat terbatas.

“Jadi mohon, agar ada kelembagaan ditingkat pusat, sehingga seperti halnya banjir di Jakarta dapat dikurangi dan dieleminasi dan masyarakat Jakarta dapat hidup sejahtera,” tandasnya.

Selain itu, Ru’yat juga menyampaikan, semoga rekomendasi hasil Rakerwil yang telah dibacakan tadi oleh Sekretaris DPW PKS DKI Abdul Aziz, dapat ditindaklanjuti ke tingkat DPD, DPC, DPRa sampai Pj RW.

“Mudah-mudahan kerja Gubernur DKI dapat diringankan dengan partisipasi partai politik yang menjadi pilar demokrasi dalam membantu membentuk ibu kota tercinta NKRI yang kita cintai,” tuturnya.

Kemudian nanti, kata Ru’yat, akan ada penyampaian amanat yang diberikan Sekjen DPP PKS mewakili Presiden PKS, seluruhnya harus mengacu pada dua hal, pertama peningkatan jumlah anggota PKS, kedua adalah peningkatan jumlah elektoral di legislatif, pilkada dan pilgub.

Di akhir sambutan, Ru’yat mengatakan, semoga Gubernur DKI Anies dapat menjalankan amanat sampai 2022, PKS juga berjuang agar Pilkada tepat waktu, namun auranya sulit untuk diadakan tepat waktu.

“Tapi bagi pemimpin dan pejuang, apapun putusannya, harus kita respon dan kelola secara positif insya Allah, pilgub yang akan digelar dimasa yang akan datang yang kemungkinan serentak dengan pileg dan pilpres, PKS harus memberikan kontribusi dan pemenangan, dan itu hanya dapat dilakukan oleh gerak saudara-saudara selaku stakeholders yang ada di Jakarta,” pungkas Ruy’yat disambut dengan tepuk tangan, takbir dan pekikan merdeka.

Related Posts