Fraksi PKS Optimistis PSBB Tahap 3 Jadi Yang Terakhir

0
1

Jakarta – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Aziz, optimistis target Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk menjadikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga menjadi PSBB yang terakhir.

 

Abdul Aziz mengatakan PSBB tahap ketiga bisa berhasil menurunkan penularan Covid-19 sampai ke titik terendah apabila diiringi dengan kedisiplinan warga. Selain itu, Pemprov DKI juga diharapkan tegas dalam melaksanakan penegakkan hukum untuk membuat warga mematuhi aturan PSBB.

 

“Saya optimistis dengan catatan masyarakat Jakarta menerapkan disiplin yang tinggi dan penegakan displin yang tegas dari aparat untuk yang melanggar aturan,” kata Abdul Aziz kepada Media Indonesia, Kamis (21/5).

 

Abdul Aziz pun berpendapat, Pemprov DKI Jakarta memiliki argumentasi yang kuat yang bisa menunjukkan Jakarta masih harus melaksanakan PSBB untuk bisa menurunkan penularan Covid-19.

 

Dengan demikian jika warga disiplin dan kasus Covid-19 bisa diturunkan, Jakarta bisa yang paling pertama mengakhiri masa PSBB dibandingkan daerah lain.

 

“Saya kira Pak Gubernur bicara dengan data dan analisa yang baik sehingga memutuskan untuk memperpanjang PSBB,” tegasnya.

 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menetapkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari 22 Mei hingga 4 Juni mendatang. Ia pun optimistis, jika warga disipilin, PSBB tahap 3 ini akan menjadi yang terakhir.

 

“Insha Allah kalau dalam dua pekan ini kita pantau angka ini bisa di bawah 1, maka ini akan jadi yang terakhir,” ungkap Anies.

 

Selama masa PSBB tahap 3 ini, masyarakat pun diminta semakin disipilin. Masyarakat diminta tidak keluar rumah tanpa urusan yang penting, tidak berkumpul dan berkurumun, gunakan masker dan segera memelihara hidup bersih.

 

“Kita pantau dalam dua pekan ini, apakah kurvanya akan datar, naik atau menurun,” tegasnya.