FPKS Jakarta : Mari Bergandengan Tangan, Wujudkan Good Governance di DKI Jakarta

FPKS Jakarta : Mari Bergandengan Tangan, Wujudkan Good Governance di DKI Jakarta

Jakarta (28/4) – Mendekati pengumuman resmi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 putaran kedua, yang rencananya akan disampaikan pada 4 ...

Puskesmas di DKI Jakarta Butuh Penambahan Anggaran
Anies Makin Percaya Diri Usai Nyoblos
FOTO – PKS Pancoran Terus Galakan Ibu – Ibu Mengaji

Jakarta (28/4) – Mendekati pengumuman resmi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 putaran kedua, yang rencananya akan disampaikan pada 4 Mei 2017, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyerukan kepada seluruh warga Jakarta, khususnya legislatif dan eksekutif untuk bergandengan tangan, membangun kebersamaan, mewujudkan Good Governance di DKI Jakarta.

Hal ini disampaikan Suhaimi, setelah dalam pelaksanaan pemerintahan sebelumnya dengan legislatif kurang harmonis. Ditambah lagi dengan pengaruh Pilkada DKI Jakarta yang baru saja berlangsung, semakin mengerucut dan memunculkan ketegangan-ketegangan di seluruh lapisan masyarakat.

liputanpilkadadkiputaran2_ustSuhaimi_190417_dina (20)

“Untuk itu, Fraksi PKS mengajak, untuk merajut kembali keharmonisan dalam satu atap ini, antara legislatif dan eksekutif, juga tentunya yudikatif di DKI Jakarta,” tutur Suhaimi, disela-sela rangkaian Milad PKS ke 19, di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Jum’at (28/4/2017).

Keharmonisan ini, lanjut Suhaimi, harus ditunjukkan saat dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, dalam mensupport program-program janji kerjanya, dan sudah barang tentu harus menghadirkan Good Governance di DKI Jakarta.

“Kita tidak tutup mata, atas keberhasilan Pemprov DKI sebelumnya, yang baik akan ditingkatkan, yang buruk akan diperbaiki, insya Allah,” sambung pria yang juga menjadi Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta ini.

Untuk itu, Fraksi PKS sangat mengapresiasi kinerja baik yang ditunjukkan pemerintahan sebelumnya, dan mengajak kembali meningkatkan kebaikan-kebaikan pemerintah yang lalu bersama-sama dengan saling bergandengan tangan. “Mari kita wujudkan bersama, Jakarta Baru, Jakarta untuk semua, dengan menghilangkan rasa kebencian antar sesama warga Jakarta dan birokrat pemerintahannya,” demikian Suhaimi.

COMMENTS