Bantu Penanganan Covid-19, Ketua Komisi B DPRD DKI Apresiasi Bank DKI

0
36

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengapresiasi langkah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI yang telah turut serta membantu penanganan Covid-19 di Ibukota.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz menyatakan bahwa BUMD termasuk Bank DKI memang sudah seharusnya ikut ambil bagian dalam membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani pandemi Covid-19.

“Saya kira sudah sepantasnya dan saya mengapresiasi Bank DKI sebagai salah satu BUMD untuk berkontribusi dalam penanganan Covid-19 ini khususnya untuk warga DKI Jakarta,” ujar Abdul Aziz kepada RRI Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Ia juga menyoroti kemampuan Bank DKI bertahan di saat kondisi ekonomi menurun akibat pandemi Covid-19. “Bank DKI adalah salah satu BUMD yang mampu bertahan di saat situasi seperti sekarang dengan laporan keuangan yang baik,” katanya.

Menurutnya, salah satu peran BUMD adalah berkontribusi membantu mewujudkan program-program Pemprov DKI Jakarta. “Saat ini kita sama sama tahu bahwa seluruh program Pemprov DKI yang tidak prioritas dialihkan untuk penanganan Covid-19,” ucapnya.

Diketahui, Bank DKI telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp5 miliar untuk mendukung penanganan Covid-19 di DKI Jakarta. Diantaranya partisipasi pada program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) senilai Rp2,25 Miliar, pemberian Alat Pelindung Diri senilai Rp844,5 juta dan bantuan kemanusiaan tim medis sebesar Rp638 juta.

Sebelumnya, Bank DKI juga telah melaksanakan berbagai program CSR sebesar Rp1,3 miliar untuk penanganan Covid-19.

Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa menyatakan bantuan tersebut bersumber dari donasi karyawan, Bank DKI Peduli, anggaran CSR Bank DKI dan Unit Pelayanan Zakat Bank DKI.

“Untuk KSBB bersumber dari donasi karyawan, untuk pemberian Alat Pelindung Diri bersumber dari Bank DKI Peduli yang terkumpul dari kepedulian nasabah dan juga karyawan Bank DKI melalui Unit Pelayanan Zakat Bank DKI, sedangkan untuk bantuan konsumsi tim medis bersumber dari anggaran CSR Bank DKI,” ujarnya, Senin (18/5/2020).

Terkait dengan partisipasi Bank DKI pada KSBB sebesar Rp2,25 miliar, akan diserahkan kepada Rumah Zakat dan Baznas DKI Jakarta masing-masing sebesar Rp1,12 miliar.

Adapun APD, kata Zainuddin, akan diserahkan untuk tenaga medis di 15 RSUD DKI Jakarta. Bantuan APD tersebut secara total terdiri dari pakaian APD dan Masker masing-masing sebanyak 3.750, kacamata pelindung, hand gloves dan face shield masing-masing sebanyak 450 pcs, hand sanitizer sebanyak 750 jirigen. “APD yang diberikan telah sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku,” katanya.

Sejak pandemi Covid-19 terjadi, Bank DKI sudah melaksanakan berbagai program CSR senilai Rp1,3 miliar, diantaranya pembangunan wastafel cuci tangan bersama PAM Jaya di wilayah DKI Jakarta, Pemberian Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis RSUD Cengkareng dan RSUD Pulau Tidung, dan pemberian laptop untuk tim medis.

“Kemudian kami juga memberikan paket sembako kepada warga Jakarta, dan mencetak 1.730 materi komunikasi berupa poster, spanduk dan X-banner bertema “Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19” bersinergi dengan Dinas Kominfotik DKI,” tuturnya.

“Kedepannya, Bank DKI juga akan menyerahkan sabun cuci tangan untuk para penghuni Rumah Susun dan menyerahkan sumbangan untuk anak yatim piatu di Jakarta,” pungkas Zainuddin.

Sumber : RRI.co.id