Anies 3 Tahun Gubernur, PKS Minta Hasil Reses Dewan Lebih Diperhatikan

0
7

Jakarta – Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta memberi apresiasi dan catatan untuk Anies Baswedan yang genap 3 tahun menjabat Gubernur DKI Jakarta. Salah satu catatan PKS yakni mengenai tindak lanjut hasil reses anggota Dewan.

“Ya kalau catatan kita sih lebih ke arah janji kampanye fasilitas perumahan yang beliau sampai saat ini kita menilainya belum ideal lah. Kalau yang lain-lain sih insyaallah on the track. Dari sisi perumahan ini, fasilitas perumahan untuk DP Rp 0 itu masih minim juga. Saya kira perlu segera dituntaskan karena jabatan beliau ini tinggal dua tahun lagi karena dua tahun lagi bukan waktu yang lama, ini harus segera dikejar, harus segera diwujudkan karena ini selain janji kampanye juga ini kebutuhan warga Jakarta juga yang paling utama,” ujar anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, program rumah DP Rp 0 itu tingkat huniannya masih rendah. Aziz mengatakan, program tersebut harus bisa dilaksanakan agar masyarakat menengah ke bawah dapat memiliki rumah dan tidak lagi mengontrak.

“Yang kita harus kejar bersama-sama, yang sekarang ini sudah ada pun huniannya kan masih rendah, karena kan persyaratannya karena mungkin masih berat buat masyarakat yang kemungkinan ke depan subsidinya harus ditingkatkan. Sehingga ini benar-benar optimal untuk masyarakat menengah ke bawah, sehingga mereka memiliki hunian secara pribadi tidak lagi ngontrak atau sewa,” katanya.

Selain itu, Anies juga diminta untuk memperbaiki komunikasi dengan DPRD DKI. PKS menyebut hasil reses DPRD DKI belum optimal ditampung oleh Pemprov DKI.

“Kalau kritikan mungkin komunikasi ke anggota-anggota Dewan ini perlu ditingkatkan, karena anggota Dewan biar bagaimanapun ini wakil-wakil rakyat, biar bagaimanapun aspirasi-aspirasi mereka juga dari bawah nih biasanya mengalir lewat anggota Dewan. Jadi kami melihat hasil-hasil reses kami di wilayah masih belum ditampung secara optimal. Itu yang menjadi catatan bagi kami, bahwa hasil reses ini harus lebih diperhatikan sehingga apa-apa yang kami lakukan dari anggota Dewan dari hasil resesnya segera ditindaklanjuti,” ucap Aziz.

Diketahui, Anies dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada 16 Oktober 2017 silam. Di Pilkada 2017, Anies memiliki 23 janji kampanye. Namun, Sandiaga memutuskan untuk mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Agustus 2018 karena hendak maju di Pilpres 2019. Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta kemudian diisi oleh politikus Gerindra, Ahmad Riza Patria pada April 2020.

 

Sumber: detikcom