Aleg PKS Carikan Solusi Bersama Permasalahan Relokasi SMK Cengkareng

by Humas PKS Jakarta

Jakarta – Anggota Legislatif (Aleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Khoirudin membantu memediasi mencarikan solusi bersama permasalahan yang dihadapi SMK Cengkareng yang saat ini bernaung di Yayasan Global Insan Kamil (GIK) terkait dengan relokasi sekolah dari tempat saat ini ke lokasi milik aset Pemprov DKI.

Khoirudin saat ini bertugas di Komisi C DPRD DKI yang diantaranya membidangi Aset Daerah, mengundang Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta Pujiono untuk mencarikan solusi yang dialami Yayasan GIK.

Menurut Khoirudin, pihak Yayasan GIK meminta penjelasan tentang prosedur untuk menempati lahan SMK Cengkareng di sekitar kecamatan Kalideres.

“Setelah dijelaskan tentang permasalahan yang ada di SMK Cengkareng, kami meminta BPAD DKI menjelaskan prosedur tentang penempatan lahan yang akan digunakannya,” jelas Khoirudin yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta ini, Rabu (23/12/2020).

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPAD DKI Jakarta Pujiono mengatakan, pada prinsipnya aset Pemprov DKI bisa dimanfaatkan oleh siapapun, baik perorangan/perusahaan, akan tetapi ada mekanismenya, dapat dilihat di Permendagri nomor 19 tahun 2016, sudah diatur tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah.

Pujiono juga menambahkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pihak Yayasan GIK, agar pihak Yayasan GIK mematangkan lokasi yang diinginkan, disurvey kembali gedung yang tidak dipakai di Puri Gardena, Pegadungan, Jakarta Barat. Pastikan lokasi yang diinginkan nanti tidak berubah dan pihaknya menyarankan juga untuk mencari alternatif lain misalnya sekolah yang sudah tidak terpakai.

Kemudian, tidak boleh ada masalah di kemudian hari, jika sekolah ada ikatan hukum dengan yayasan sebelumnya harus diselesaikan dahulu secara hukum. BPAD tidak akan memproses kalau masih ada masalah hukum.

“Selanjutnya, BPAD akan meneliti lebih lanjut lokasi tersebut dan menentukan nilai sewanya. Setelah dinilai kemudian dikirim ke Yayasan untuk dimintakan kesanggupannya dan akan dibalas oleh pihak Yayasan tentang kesanggupan nilai tersebut,” kata Pujiono mengakhiri.

Diketahui, selain Khoirudin dan Pujiono, turut hadir dari Yayasan GIK antara lain, A. Rohman, Irwan Kurnia, Sri Lestari, Edy Azwar dan Novi Nurwanto, serta M. Arif S sebagai TA Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta dan Didik Budi sebagai Kabid BPAD DKI Jakarta.

Related Posts